Nama
: Andro THG Damanik
Kelas : 2EB02
NPM : 28212121
Kelas : 2EB02
NPM : 28212121
Diketahui :
Ø Q = 4K1/2 L1/4
Ø Modal
(K) per unit = $8
Ø Tenaga
Kerja(L) per unit =$1
Ø Anggaran
yang tersedia = $48
Ditanya :
a.
Input K dan L yang harus digunakan
agar biaya terendah !
b.
Jumlah output yang dihasilkan Least
Cost Combination !
c.
Presentase perubahan jumlah output
yang dihasilkan jika input modal (k) ditambah 8%, input L dan teknologi tetap!
d.
Presentase perubahan perubahan
output yang dihasilkan jika input L ditambah 10%. Modal (k) dan teknologi
tetap!
e.
Presentase perubahan output yang
dihasilkan jika input K dan L ditambah 10%
sedangkan teknologi tetap!
f.
Skala produksi proses produksi
tersebut (inereasing, decreasing, constant)
g.
Skala tingkat penggunaan input K dan
L dalam proses produksi tersebut (Capital Intensive atau Labor Intensive)!
Jawaban :
a.
MPK = MPL
PK PL
Q = 4K1/2L1/4
MPK =
4(1/2) K1/2L1/4 = 2K-1/2L1/4
MPL = 4K1.2 (1/4)L3/4 = K1/2L-1/4
PK = 8
PL = 1
C
= 48
2K-1/2L1/2 = K1/2L-3/4
8
L = 4K
PKK + PLL = C
8K + L = 48
8K + 4K = 48
12K = 48
K = 4
L
= 4K
L
= 4 * 4 = 16
L = 16
Jadi, jumlah input K dan L yang
digunakan agar biaya terendah adalah 4 unit dan 16 unit.
b. Q = 4K1/2L1/4
Q = 4(4)1/2(16)1/4
Q = 4(2) * 4
Q = 32
Jadi, jumlah output yang dihasilkan pada saat Least Cost Combination adalah 32.
c.
Besarnya koefisien elastisitas input
K adalah K1/2 artinya jika input ditambah 1% (input tidak berubah),
jika input modal (K) ditambah 8%, sedangkan input L yang digunakan dalam proses
produksi tidak berubah maka jumlah output meningkat sebanyak 4%.
d. Besarnya koefisien elastisitas input L adalah L1/4,
jika input L ditambah 1% (input tidak berubah) maka, output meningkat ¼%. Jadi,
input modal (K) ditambah 10%, sedangkan input K yang digunakan dalam proses
produksi tidak berubah. Maka, jumlah output meningkat sebanyak 2,5%.
e.
Besarnya penjumlahan koefisien
elastisitas input K dan input L adalah ½ + ¼ = ¾ jika input K dan input L
ditambah 1% maka output meningkat ¼%, jadi input modal (K) dan input tenaga
kerja (L) ditambah 10% (proses produksi tidak berubah), maka jumlah output
meningkat sebanyak 7,5%.
f.
Besarnya penjumlahan koefisien
elastisitas input K dan input L adalah ½ + ¼ < 1. Skala produksi adalah
Decreasing Return to Scale.
g. Koefisien elastisitas input K (EK = ½) > koefisien
elastisitas input L (EL = ¼), proses produksi disebut Capital Intensive.